Kamis, 04 Februari 2016

MATERI Tentang AKAR (Materi Kelas VIII)
(Oleh : Mutmainna Tahir)

STRUKTUR DAN FUNGSI AKAR
            Akar merupakan bagian dari tumbuhan yang ada di dalam tanah atau substrat. Batas antar batang dan akar lebih mudah di bedakan pada waktu perkecambahan yang disebut daerah peralihan. Pada saat perkecambahan, akar selalu tumbuh kearah bawah, sedangkan batang selalu bergerak ke atas. Pertumbuha akar dikontrol oleh aktivitas meristem apical ujung akar. Meristem ini dilindungi oleh tudung akar (kaliptra)yang berfungsi sebagai jaringan pelindung

            Akar berasal dari calon akar (Radikula) yang terdapat pada embrio atau lembaga dari biji. Calon akar yang akan tumbuh menjadi akar disebut akar primer. Akar primer dapat tumbuh menjadi akar sekunder akibat aktivitas cambium.

            Sistem perakaran dibedakan menjadi 2 , yaitu, system perkaran serabut yang terdapat pada kelompok tumbuhan monokotil, seperti padi jagung dan bambu , dan system perakaran tunggang , yang terdapat pada tumbuhan dikotil, misalnya mangga, jambu, wortel dan kacang-kacangan (Selanjutnya akan di jelaskan lebih lanjut tentang akar dikotil dan monokotil)

            Akar tunggang memiliki akar utama dan akar cabang , sedangkan pada akar serabut , tidak memiliki akar utama dan hanya memiliki akar cabang yang banyak




  
1. Struktur Morfologi Akar (Struktur Luar)

Struktur luar (morfologi) akar terdiri dari leher, akar, badan akar, cabang akar, rambut Akar, dan tudung akar. Pada bagian paling ujung dari akarterdapat jaringan meristem apical, yang dilindungi oleh tudung akar(kaliptra). Tudung akar terdiriatas sel-sel parenkima yang terdiri yang berdinding tipis dan berbentuk kubus, penuh berisi protoplasma dan sedikit vakuola. Kaliptra berfungsi menetukan arah pertumbuhan akar sesuai dengan pengaruh akar gravitasi bumi . Di belakang maristem apical akar terdapat darerah yang berisi sekumpulan sel besar yang memanjang , yang disebut daerah pemanjangan. Kemudian di belakangnya lagi terdapat sel –sel yang berdiferansiasi membentuk protodermadan prokambium, yang disebut daerah diferensiasi. Di daerah ini terjadi perubahan bentuk sel sesuai dengan fungsinya. Misalnya, mulai terbantuk rambut akar oleh epidermis.

2. Struktur Anatomimi Akar (Struktur Dalam)

Secara anatomis, akar tersusun atas 3 lapisan , yaitu:
a)     Epidermis
Merupakan lapisan terluar dari akar, yang berfungsi menjadi pelindung terluar pada akar maupun bagian-bagian lain pada tumbuhan. Jaringan epidermis akar merupakan lapisan yang hanya terdiri dari satu lapisan sel, yang berbentuk pipih dan berdinding tipis. Keadaan sel-sel yang menyusun epidermis akar sangat rapat, tetapi karena dinding sel epidermisnya tipis, akar mudah ditembus oleh air.Pada daerah dekat ujung akar, sel-sel epidermis ini termodifikasi menjadi rambut akar. Lapisan  kutikulampada rambut akar sangat tipis karna berfungsi sebagai penyerap air
b)    Korteks
Merupakan daerah antara epidermis dengan silinder pusat. Korteks terutama terdiri dari sel-sel parenkima yang tersusun melingkar. Terdiri dari beberapa lapis sel yang berdinding tipis, yang didalamnya terdapat ruang antar sel sebagai tempat pertukaran gas. Pada tumbuhan monokotil biasanya tetdapat sklerenkima. Pada beberapa tumbuhan air, ruang antar sel parenkimanya memilikimruang udara : disebut aerenkima. Letak korteks pada akar lebih luar daripada letak korteks pada batang. Lapisan luar korteks dapat menjadi eksodermis sedangkan bagian dalamnya menjadi endodermis
Ø Eksodermis
Merupakam lapisan terluar korteks yang langsung berbatasan dengan epidermis, dapat menjadi hypodermis yang dinding selnya mengandung suberin atau lignin. Terdiri dari selapis sel atau lebih, berupa sel panjang dan sel pendek berselang-seling atau semacam saja.
Ø Endodermis
Lapisan terdalam dari korteks akar berkembang menjadi endodermis. Terdiri dari selapis sel yang tebal , yang menandai batas korteks.Pada sel endodermismuda terdapat penebalan dinding sel oleh zat suberi atau lignin. Penebalan tersebut membentuk rangkaian berbentuk pita yang disebut pita caspary .Pita caspary berfungsi mencegah air masuk ke silinder pusat. Untuk masuk ke silinder pusat, air masuk ke silinder pusat melalui endodermis yang dindingnya tidak menebal, yang disebut sel pelalu (sel peresap). Endodermis berperan mengatur lalu lintas zat ke dalam pembuluh akar


c.      Silinder Pusat (Stele)
Terletak di sebelah dalam lapisan endodermis. Tersusun oleh jaringan xylem, floem, dan periskel. Perisikel terdiri dari sel parenkima yang berada diantara endodermis dan jaringan pembuluh. Periskel berkembang dari prokambium. Periskel akan berkembang membentuk cambium dari jari – jari empulur

3. Gambar  (Keterangan)

                                   Gambar keseluruhan , anatomi dan morfologi



   
 
4. Perbedaan Akar Dikotil dan Monokotil

Berikut struktur jaringan yang menyusun organ akar , sekaligus pembedanya

Faktor Pembeda
Akar Monokotil
Akar Dikotil
Sistem perakaran
Serabut
Tunggang
Struktur anatomi
·         Batas antara ujung akar dengan kaliptra jelas
·         Periskel dapat terdiri dari beberapa lapis sel
·         Letak berkas pengangkut antara xilem & floem pada akar tua tetap berselang-seling
·         Mempunyai empulur yang luas pada pusat akar

·         Periskel hanya membentuk cabang akar



·         Tidak mempunyai cambium
·         Jumlah lengan protoxilem banyak (lebih dari 12)
·         Batas antara ujung akar dengan kaliptra tidak jelas
·         Periskel terdiri dari satu lapis sel
·         Letek berkas pengangkut pada akar sekunder bersifat kolotelar, xilem did alma & floem di luar
·         Mempunyai empulur sempit/tidak mempunyai empulur pada pusat akar
·         Periskel membentuk cabang akar dan dapat membentuk meristem sekunder seperti cambium & cambium gabus

·         Kambium tampak sebagai meristem sekunder
·         Jumlah lengan xilem antara 2=6, jarang lebih








5. Macam – Macam Bentuk/Struktur Akar

Pada beberapa tanaman,akar memeiliki fungsi tambahan , selain sebagai penyokong , juga menyerap unsure hara antara lain :
a)      Akar gantung/udara (radix aereus), yaitu akar yang tumbuh dari batang dan menggantung diudara serta tumbuh kea rah tanah. Berfubgsi untuk menyerap/menimbun air atau udara. Contohnya, pohon beringin dan Anggrek
b)      Akar penghisap (haustorium), yaitu akar-akar yang terdapat pada tumbuhan yang hidup sebagai parasit yang berguna untuk menyerap air atau zat makanan dari inangnya. Contohnya tanaman benalu
c)      Akar pelekat (Radix Adligans), yaitu akar yang dapat melekat pada batang yang menjadi inangnya karna memiliki getah pada bulu akarnya. Contohnya Tanaman sirih
d)      Akar pembelit (Cillrus Radicalis), yaitu akar yang memanjat penunjangnya dengan cara memeluknya . Contohnya Tumbuhan Valnili
e)      Akar nafas (Peneumatopora), yaitu akar yang tumbuh ke atas hingga ke permukaan tanah. Contohnya adalah tumbuhan kayu Api
f)       Akar lutut, yaitu akar yang tumbuh keluar dan membengkok kembali ke dalam tanah. Contohnya adalah pohon tanjang
g)      Akar banir, yaitu akar yang berbentuk seperti papan dan disususn secara vertical. Contohnya Sukun
h)      Akar tunjang, yaitu akar yang tumbuh di bagian bawah batang ke segala arah dan seakan-akan menunjang batang ini jangan sampai roboh, Contonya bakau

6. Fungsi Akar

a.      Tempat masuknya air dan mineral
b.      Meletakkan dan menopang tubuh tumbuhan agar tegak dan kokoh
c.       Pada beberapa tumbuhan, akar juga menjadi tempat menyimpan makanan cadangan , misalnya ketela pohon dan wortel
d.      Membantu pernafasan



KESIMPULAN :
Jadi, dapat disimpulkan bahwa akar merupakan bagian dari tumbuhan yang ada didalam tanah dengan beberapa fungsi dan juga merupakan salah satu bagian penting dari tumbuhan , mempunyai 2 sistem perakaran , yaitu tunggang dan serabut, strukturnya berbeda – beda , baik itu dilihat secara morfologi maupun anatomi, dan juga memiliki perbedaan antara akar dikotil maupun monokotil

*ok. mungkin cukup sekian , semoga bermanfaat....